Skip to main content

Cara Menghilangkan Bau dan Keputihan Pada Miss V

Cara menghilangkan bau dan keputihan pada miss V seorang wanita hanya bisa dilakukan apabila wanita yang bersangkutan mengetahui penyebab dari munculnya keputihan yang dialaminya. Berikut adalah beragam informasi tentang penyebab yang mampu menimbulkan keputihan dan cara mengatasinya. Keputihan itu ada bermacam-macam, ada yang normal dan juga ada yang tidak normal, mungkin artikel ini bisa membantu anda memahaminya.

Penyebab keputihan

Jika dilihat dari aktivitas yang sering dilakukan, ada banyak hal yang bisa menyebabkan keputihan, diantaranya:

  • Kelembaban

Ketika seorang wanita buang air, seringkali wanita yang bersangkutan tidak mengeringkan terlebih dahulu bagian kewanitaannya. Hal tersebut secara tidak langsung mengganggu kelembaban vagina dan memicu munculnya bakteri atau kuman di sekitar area vagina.

  • Jamur

Jamur Candida adalah jenis jamur yang seringkali menginfeksi area vagina dan menimbulkan gejala keputihan seperti lendir warna putih kental dan bau amis. Jamur ini muncul karena infeksi yang terjadi di daerah vagina maupun kelembaban yang tidak terjaga dengan baik.

  • Bakteri Vaginosis

Ketika seorang wanita menggunakan celana dalam yang terbuat dari bahan yang tidak mudah menyerap keringat maupun bahan yang terlalu ketat, hal tersebut memungkinkan munculnya bakteri Gardnerella vaginalis yang menyebabkan munculnya gejala keputihan.

  • Trikomoniasis

Keputihan juga bisa disebabkan oleh protozoa dari jenis Trichomonas vaginalis. Jenis mikroba yang satu ini muncul ketika ada kebiasaan dari wanita menggunakan alat-alat pribadi seperti handuk bergantian. Jenis mikroba ini juga bisa muncul ketika wanita yang bersangkutan terkena penyakit kelamin akibat sering berganti pasangan untuk hubungan intim.

  • Vaginitis

Vaginitis yang menyebabkan keputihan adalah infeksi yang terjadi pada bagian lipatan vagina. Umumnya sebagai dampak dari vaginitis, area kewanitaan akan terasa panas, gatal, dan perih. Selain itu, lendir yang keluar bisa berwarna kuning pekat atau putih kental.

  • Penggunaan toilet umum

Saat Anda berada di tempat umum dan menggunakan toilet bersama, tanpa disadari ada banyak kuman penyakit yang bersarang didalamnya. Ketika Anda tidak mampu menjaga kebersihan organ intim setelah menggunakan toilet umum, hal yang terjadi adalah Anda menderita gejala keputihan, seperti keluar bau amis dari vagina, gatal, dan vagina yang sangat lembab.

  • Uretritis

Setiap manusia memiliki uretra yang menyalurkan air seni ke kandung kemih. Ketika uretra mengalami infeksi karena bakteri atau virus, efek samping lain yang terlihat pada seorang wanita adalah terjadinya keputihan dengan beragam warna cairan tergantung tingkat keseriusan infeksi.

Cara Mencegahan keputihan

Beragam gejala keputihan dan bau menyengat pada vagina karena infeksi jamur, bisa dicegah dengan beragam metode berikut. Mengompres area vagina dengan menggunakan handuk lembut yang direndam dalam air es. Selain mengurangi rasa gatal, pengompresan dengan air es juga membantu meminimalisir infeksi pembengkakan di daerah vagina. Menghindarkan diri dari stress. Hal ini karena hormon kortisol yang kadarnya terlalu tinggi dalam darah akan mengacaukan proses regenerasi dan metabolisme sel. Selain itu, kinerja hormon estrogen yang berhubungan dengan organ kewanitaan juga terganggu.

Mengkonsumsi banyak air putih (minimal 8 gelas per hari) untuk melancarkan peredaran darah dan mempercepat penyampaian nutrisi ke organ intim untuk menghindarkan pengaruh infeksi bakteri. Membersihkan area vagina dengan sabun khusus yang tidak mengandung deterjen dan memiliki pH mendekati pH organ kewanitaan. Membiasakan diri untuk tidak mengkonsumsi banyak makanan berlemak maupun makanan pedas. Hal ini karena jenis makanan seperti itu akan memicu produksi lendir yang berlebih di area vagina.

Cara Mengobati Keputihan 

Ketika model hidup sehat yang Anda lakukan belum mampu menghindarkan diri Anda dari gejala keputihan, cara menghilangkan bau dan keputihan pada miss V yang bisa dilakukan antara lain:

Mengkonsumsi antibiotik yang diresepkan oleh dokter dalam dosis tertentu. Membasuh daerah kewanitaan dengan air rebusan daun sirih. Selain sebagai antibakteri dan antiseptik, air rebusan daun sirih membantu Anda mengembalikan pH daerah vagina yang berubah karena infeksi maupun perubahan kelembaban. Pengobatan lain yang bisa dicoba adalah dengan menggunakan bawang putih sebagai sarana bilasan vagina. Anda bisa menghaluskan 5-7 siung bawang putih dan merebusnya bersama 300ml air sebelum mendinginkannya dan memakainya sebagai air bilasan vagina setiap habis mandi.

2 thoughts on “Cara Menghilangkan Bau dan Keputihan Pada Miss V”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open

KEPUTIHAN, GATAL DAN BAU PADA MISS. V ANDA?...    Klik Disini Solusinya!...

error: Content is protected !!