Skip to main content

3 Penyebab Bau Tak Sedap Pada Miss V

Penyebab bau tak sedap pada miss v perlu diketahui oleh para wanita agar dapat menghindarinya dan tidak mengalami masalah tersebut. Tidak dipungkiri bahwa aroma tidak sedap di daerah kewanitaan sering menjadi salah satu hal yang membuat wanita menjadi kurang percaya diri dan tidak nyaman. Namun yang perlu Anda pahami, organ kewanitaan secara alami tidak akan memiliki aroma wangi seperti bunga. Vagina yang sehat normalnya memang memiliki bau amis tetapi bau amis yang sehat.

Faktor penyebab area kewanitaan berbau pun sangat beragam mulai dari keringat, infeksi, perubahan hormon dalam siklus menstruasi, dan perubahan tingkat keasaman di vagina. Tetapi jika hal itu disertai dengan gejala yang lain, berarti Anda harus lebih waspada. Merawat daerah kewanitaan merupakan hal yang sangat penting. Oleh sebab itu, Anda harus mengetahui apa saja yang dapat menyebabkan miss v berbau tidak sedap.

1. Vaginosis Bakterialis

Vagina pada dasarnya memang memiliki salah satu jenis bakteri di mana bakteri tersebut memiliki fungsi utama untuk menjaga pH atau kelembaban organ kewanitaan agar tetap seimbang atau normal. Jika dalam keadaan normal, pH vagina berada di angka sekitar 3,5 – 4,5. Tetapi jika Anda mengalami kondisi vaginosis bakterialis, keasaman vagina mengalami penurunan sehingga menyebabkan bakteri tertentu mengalami peningkatan jumlah. Alhasil, terjadilah ketidakseimbangan bakteri dan menyebabkan organ kewanitaan berbau tidak sedap seperti bau ikan. Tidak hanya itu saja, vagina juga akan mengeluarkan cairan keputihan berwarna putih atau abu – abu dengan tekstur encer atau berair.

2. Trichomoniasis

Kondisi yang satu ini faktor penyebabnya adalah parasite protozoa. Ini adalah salah satu jenis penyakit menular seksual. Biasanya gejala yang terjadi adalah vagina memerah, berbau tidak sedap, terasa gatal, sering ingin buang air kecil, keputihan berwarna kuning atau hijau, tidak nyaman saat buang air kecil, dan mengalami pembengkakan pada organ kewanitaan. Untuk kondisi seperti ini, Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

3. Kurang Menjaga Kebersihan Miss V

Penyebab bau tak sedap pada miss v yang paling umum adalah kebersihan miss v yang kurang terjaga. Anda dapat menjaga kebersihan miss v dengan beberapa berikut ini

  • Hindari memakai celana yang ketat – Biasanya celana ketat dapat meningkatkan kelembaban di daerah kewanitaan dan dapat memicu infeksi atau menyebabkan bakteri mudah berakumulasi.
  • Pilihlah celana dalam berbahan katun – Ini adalah hal yang sederhana tetapi sangat berpengaruh terhadap kesehatan miss v dan dapat menghindarkan Anda dari masalah miss v berbau. Pilihlah celana dalam yang terbuat dari bahan dasar katun. Di sisi lain, hindari pakaian dalam yang terbuat dari bahan polyester atau lycra. Kedua jenis bahan ini dapat menyebabkan miss v menjadi lembab karena tidak dapat menyerap keringat dengan baik.
  • Mengkonsumsi buah dan sayuran – Apa yang Anda konsumsi sehari – hari ternyata sangat berpengaruh terhadap aroma pada miss v. Konsumsilah buah – buahan dan sayuran segar seperti bayam, kol, kangkung, dan juga selada. Sementara itu untuk buah – buahan, perbanyak konsumsi buah yang kaya vitamin C. Jenis buah ini akan membantu meningkatkan sistem kekebalan atau imun pada miss v.
  • Mengganti Pembalut Secara Berkala – Jika Anda sedang dalam siklus menstruasi, rajin-rajinlah mengganti pembalut yaitu setiap 3 atau 4 jaam sekali. Penggunaan pantyliners atau semacamnya sebaiknya dikurangi bila sedang tidak haid. Penggunaan pantyliners dan pembalut berpotensi meningkatkan kelembaban di area kewanitaan.
  • Segera membersihkan miss v setelah buang air kecil – Bersihkan area kewanitaan dengan air yang mengalir. Hindari penggunaaan tissue basah saat membersihkan miss v setelah buang air kecil. Penggunaan tissue basah hanya justru membuat area kewanitaan semakin lembab dan rentan menjadi tempat berkembangbiaknya bakteri.
  • Menggunakan Pembersih Miss V Seperlunya – Pada saat Anda memerlukan pembersih kewanitaan misalnya saat resiko infeksi meningkat, sedang mengalami menstruasi, atau terjadi keluhan seperti iritasi, gatal, dan bau tidak sedap, Anda dapat menggunakan pembersih kewanitaan yang memiliki kandungan antiseptic Povidone Iodine. Kandungan tersebut dapat membunuh jamur dan kuman pada organ kewanitaan yang menyebabkan bau tidak sedap.

Selain beberapa faktor di atas, walaupun cukup jarang terjadi, faktor penyebab bau tak sedap pada miss v adalah karena kanker serviks atau fistula rektovaginal.

2 thoughts on “3 Penyebab Bau Tak Sedap Pada Miss V”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open

KEPUTIHAN, GATAL DAN BAU PADA MISS. V ANDA?...    Klik Disini Solusinya!...

error: Content is protected !!